10.23.2022

CINA Yuan Digital

 


Seputar e-CNY Yuan Digital

 

Mengutip dari South China Morning Post, People's Bank of China (PBoC) pekan ini baru saja meluncurkan CBDC miliknya yaitu e-CNY atau Yuan Digital dalam bentuk aplikasi yang telah tersedia di App Store dan juga Google Play Store.

 

 



e-CNY tersebut nantinya akan memudahkan pengguna untuk dapat menyimpan dan membayar yuan keseluruh merchant yang tersedia di China baik dalam bentuk QR Code atau semacamnya.

Gubernur PBoC Yi Gang juga memberi imbuhan bahwa e-CNY tersebut telah tersedia diberbagai kota yang terletak diseluruh penjuruh China diantaranya Beijing, Shenzhen, Suzhou, Xiongan, Chengdu, Shanghai, Hainan, Changsha, Xian, Qingdao dan Dalian.

Pengaplikasian Yuan Digital ini sendiri dinilai sebagai upaya transformasi uang kartal menjadi uang digital yang sebenarnya sudah tercetus sejak tahun 2014.

Namun pada saat itu PBoC masih memiliki hambatan dalam interoperabilitas seiring dengan minimnya kontribusi. Berbeda dengan tahun ini dimana beragam implikasi hadir, baik dari berbagai perusahaan teknologi hingga jaringan ritel.

Sebagai contoh, layanan aplikasi WeChat dan Alipay yang juga memberi gelagat atas dukungannya terhadap keberadaan e-CNY dengan melakukan uji coba atas pembayaran seluler lewat yuan digital tersebut.

Dikesempatan lain, salah satu ritel yang berpusat di Beijing yaitu JD.Com, Inc. juga diketahui telah menyediakan opsi pembayaran dalam bentuk yuan digital, bahkan sudah dilakukan dalam setahun terakhir.

Yi Gang juga menambahkan alasan dibalik tanggal peluncuran e-CNY ini sebenarnya berdekatan dengan salah satu momentum yaitu Olimpiade Musim Dingin 2022 yang direncanakan akan terselenggara di China mulai 4 Februari 2022 hingga 20 Februari 2022.

Dengan itu, Yi Gang berharap rasanya dapat memperkenalkan e-CNY secara lebih komprehensif, terlebih e-CNY ini juga dapat diakses oleh orang asing yang ingin mengonversi mata uang asing kedalam yuan hanya dengan melampirkan paspor dan nomor telepon.

Gimana tanggapanmu, Be-emers?

 

SUMBER;

https://bisnismuda.id/read/5134-yusuf-ridhwan/china-resmi-perkenalkan-cbdc-miliknya-bernama-e-cny

 

10.20.2022

Jenderal Andika: 18.000 Personel Disiagakan untuk Amankan KTT G-20

 


Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan pihaknya mulai mempersiapkan pengamanan menjelang KTT G-20 di Bali. Rencananya sekitar 18.000 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan pengamanan tersebut.

 

"Secara total kami menyiapkan sekitar 18.030 personel gabungan. Dari jumlah itu, selain TNI ada sekitar 3.200 personil Polri, dan sekitar 492 dari institusi lain," kata Panglima Andika dalam keterangannya, Kamis, (20/10/2022).

 

Panglima TNI merencanakan pembagian para personel sesuai dengan kebutuhan. Kemudian terkait venue G-20, nantinya akan ada kementerian maupun lembaga yang punya tanggung jawab dalam mempersiapkannya.

 

"Tugasnya berbagai macam, ada satgas yang menempel ke VVIP 42 kepala negara. Jadi kita siapkan paket pengamanan seperti satgas laut dan satgas udara," paparnya. Dikatakan, satgas laut akan melibatkan 12 KRI yang ditempatkan di lingkaran Pulau Bali. Selain melakukan pengamanan teritorial laut, satgas itu juga mendampingi kapal-kapal laut negara lain yang ikut melakukan pengamanan.

 

Satgas udara, lanjur Andika, TNI menyiapkan beberapa pesawat. Untuk pesawat tempur terdapat empat unit yakni Sukhoi dan F16. Kemudian, terdapat sebanyak 13 helikopter dari AU, AL, dan AD. Pesawat jenis lain yang disiapkan, yakni dua unit Hercules yang diperuntukan satu unit untuk medis dan satu unit lainnya sebagai pesawat angkut. Kemudian, terdapat dua unit pesawat Boeing yang difungsikan sebagai pesawat pengintai.

"Kesiapan armada itu disebar di 19 pangkalan udara dan satu pelabuhan," paparnya.

 

Dikatakan, menjelang pelaksanaan KTT G-20, para personel ikut dipersiapkan dan kemudian pengarahan sesuai kebutuhan penyelenggara maupun pemerintah.

 

"Ya kami intinya akan menyiapkan mereka, kemudian briefing persis seperti apa yang diinginkan oleh penyelenggara maupun pemerintah sehingga benar-benar bisa menjadi tuan rumah lah, kan ini teamwork jadi tuan rumah yang memang membuat para tamu peserta yang hadir ke KTT G-20 ini merasa terlayani, tetapi juga aman," tegas Andika Perkasa.

 

SUMBER; https://www.beritasatu.com/news/991553/jenderal-andika-18000-personel-disiagakan-untuk-amankan-ktt-g20

 

10.16.2022

Jokowi Temu Kangen dengan Teman Kuliah di Yogyakarta

 



Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui teman-temannya semasa mengenyam pendidikan di Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kawasan Ambarukmo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (16/10/2022). Presiden Jokowi terlihat berbincang santai dengan teman-teman kuliahnya.

“Pagi hari ini, saya ke Yogya. Kemudian, mampir ke Ambarukmo, ketemu dengan teman-teman saya mahasiswa. Ada yang dulu di Perhutani, ada yang dosen, wiraswasta, di dinas. Ini macam-macam. Pas, hari ini kumpul ya saya ketemu, tetapi saya juga hanya sebentar, ndak lama,” ujar Presiden Jokowi.

BACA JUGA
Rektor UGM: Ijazah Presiden Joko Widodo Asli

Ia menjelaskan, teman-teman kuliah yang ditemuinya berasal dari daerah yang berbeda-beda, mulai dari Sabang sampai Merauke. Pada pertemuan itu, Presiden Jokowi bersama teman-teman mengenang kembali momen semasa kuliah yang diabadikan melalui kamera saat itu.

“Saya melihat foto-foto waktu wisuda, ada yang foto waktu di Mapala (mahasiswa pecinta alam). Saya sendiri fotonya sudah hilang, tetapi ternyata kawan-kawan masih simpan semuanya komplet,” kata Presiden Jokowi.

BACA JUGA
Rektor UGM Pastikan Ijazah Jokowi Asli, Beberkan 3 Fakta ini

Salah seorang teman kuliah Jokowi, Tommy menyampaikan foto yang diperlihatkan kepada Jokowi merupakan foto saat mendaki Gunung Kerinci. Meski album yang diperlihatkan telah berusia lama, kata Tommy, masih jelas terlihat foto momen wisuda Presiden Jokowi bersama teman-temannya pada 1985.

“Tahun 1985 ini foto waktu wisuda. Waktu itu Pak Jokowi wisudanya dengan beberapa teman angkatan, November 1985. Masuknya 1980, wisudanya 1985,” ujar Tommy.

Baca selanjutnya
Tommy menjelaskan sifat Jokowi dari dulu saat masih menjadi mahasiswa hingga ...

Tommy menjelaskan sifat Jokowi dari dulu saat masih menjadi mahasiswa hingga sekarang tetap sama. Tommy menilai, Jokowi tetap menjadi orang yang bijak dan tidak gampang tersinggung ketika sedang bergurau.

“Pak Jokowi, selama dia mahasiswa dengan kondisi sekarang itu kurang lebih masih sama. Satu, tidak pernah marah, wise dia. Kalaupun kita gojekan, bercanda ya sederhana saja gojekannya, bergurau saja. Kalau misalkan tersinggung enggak pernah marah, menasehati kita itu biasa,” lanjutnya.

BACA JUGA
Penggugat Ijazah Jokowi Ditangkap Bareskrim Polri

Sementara itu, teman-teman kuliah yang lain mengenang Jokowi sebagai sosok yang disiplin. Seperti Bambang, teman seangkatan Jokowi yang mengingatnya sebagai sosok yang rajin beribadah.

“Itulah yang saya ingat. Orangnya rajin, jadi waktu kuliah pun keluar izin cuma untuk salat,” ucap Bambang.

BACA JUGA
Isu Ijazah Palsu Presiden, KSP: Kegaduhan Membabi-buta

Selain itu, Bambang juga mengenang Presiden Jokowi sebagai pemersatu kelompok-kelompok mahasiswa yang ada saat itu. Melalui organisasi Mapala di fakultasnya, menurut Bambang, Jokowi telah mempersatukan kelompok-kelompok tersebut melalui aktivitas naik gunung.

“Pak Jokowi itu pemersatu. Dulu kan ada kelompok-kelompok, ada HMI, GMNI, terus putih, tetapi beliau yang menyatukan di wadah Silvagama terus naik gunung bareng-bareng. Itulah terus jadi kompak,” kata Bambang.

 

SUMBER;

https://www.beritasatu.com/news/989967/jokowi-temu-kangen-dengan-teman-kuliah-di-yogyakarta