Karakter kritis Rizal Ramli sebagai pengamat rupanya sudah mendarah daging menyatukan di dalam tubuh dan pikirannya. Buktinya, meskipun sudah menjadi bagian dari pemerintah, sebagai Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, ia masih saja terus mengritik dengan pedas kebijakan pemerintah! Baru saja dilantik Presiden Jokowi sebagai Menko Kemaritiman, dalam hitungan jam, ia sudah mengritik Presiden Jokowi yang memberi nama jabatan yang disandangnya itu, yaitu “Menko Kemaritiman”.
Menurutnya, nomenklatur yang ditentukan Jokowi itu keliru, tidak cocok dengan kondisi negara Indonesia, yang benar seharusnya adalah nama “Menko Maritim dan Sumber Daya”. "Sebetulnya istilah yang lebih cocok bukan ‘Maritim,’ tetapi ‘Menko Maritim dan Sumber Daya’, karena di bawahnya ada ESDM dan Maritim Perikanan, Pariwisata dan Perumahan," kata Rizal di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8/2015), seusai dilantik Presiden Jokowi.
Jakarta - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo sudah merancang perombakan Kabinet Kerja sejak bulan puasa lalu. Menurut dia, proses pergeseran menteri di kabinet tersebut melibatkan banyak pihak dan berlangsung tertutup.“Adapun baru diumumkan hari ini karena memang prosesnya panjang," ujar Pramono saat dicegat awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 27 Juli 2016.
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak percaya bila pencopotan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli akibat perseteruan dengan dirinya terkait reklamasi pulau di pantai utara Jakarta. Ahok mengatakan bongkar-pasang menteri merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo."Itu tanya Presiden. Itu hak prerogatif Presiden. Aku mana tahu. Presiden tahu menilai menterinya seperti apa, bukan saya. Enak aja lu dicopot karena reklamasi," kata Ahok di Balai Kota, Rabu, 27 Juli 2016.Pagi ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan perombakan sejumlah menteri yang ada dalam susunan Kabinet Kerja. Beberapa hari sebelum pengumuman, Jokowi sempat melarang menterinya untuk bepergian ke luar kota, tidak terkecuali Rizal Ramli.